Anda Harus Tau, Berikut Macam-macam Mesin Packing Industri Beserta Fungsinya

Diposting pada

Mesin packing merujuk pada peralatan atau mesin yang digunakan untuk melakukan proses pengemasan produk dalam kemasan tertentu. Tujuan utama mesin packing adalah untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam proses pengemasan, mengurangi biaya tenaga kerja, serta memastikan kualitas dan keamanan produk yang dikemas.

Mesin packing dapat digunakan dalam berbagai industri, seperti industri makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, elektronik, dan banyak lagi. Mesin packing umumnya dirancang untuk mengisi, menyegel, dan melabeli produk dengan presisi dan kecepatan tinggi. Berikut beberapa jenis mesin packing yang umum digunakan:

 

1. Mesin Filling (Pengisi):

Mesin ini digunakan untuk mengisi produk ke dalam kemasan, seperti botol, tabung, kantong, atau wadah lainnya. Mesin filling dapat menggunakan berbagai metode pengisian, termasuk pengisian gravitasi, pengisian tekanan, atau pengisian volumetrik.

  • Mesin Pengisi Volumetrik: Digunakan untuk mengisi produk dengan volume yang konstan.
  • ┬áMesin Pengisi Gravitasi: Menggunakan gaya gravitasi untuk mengisi produk cair ke dalam kemasan.
  • Mesin Pengisi Tekanan: Digunakan untuk mengisi produk dengan tekanan tinggi, seperti dalam pengisian aerosol.

 

2. Mesin Sealing (Penyegel)

Mesin penyegel digunakan untuk menutup kemasan secara rapat. Metode penyegelan dapat beragam, seperti penyegelan dengan panas (heat sealing), penyegelan dengan ulir (screw sealing), atau penyegelan dengan lem (glue sealing).

  • Mesin Penyegel Panas (Heat Sealer): Menggunakan panas untuk menyegel kemasan, seperti plastik atau foil.
  • Mesin Penyegel Ultrasonik: Menggunakan gelombang ultrasonik untuk menyegel kemasan, biasanya pada produk yang sensitif terhadap panas.
  • Mesin Penyegel Induksi: Menggunakan medan magnetik untuk menyegel tutup pada botol atau wadah.

 

3. Mesin Wrapping (Pembungkus)

Mesin wrapping atau mesin pembungkus digunakan untuk membungkus produk dalam kemasan pelindung, seperti kemasan plastik, film, atau kertas. Mesin wrapping bisa berupa mesin stretch film, mesin shrink wrap, atau mesin flow pack.

  • Mesin Stretch Film: Digunakan untuk membungkus produk dengan menggunakan film elastis yang dapat meregang.
  • Mesin Shrink Wrap: Menggunakan film plastik yang menyusut saat dipanaskan untuk membungkus produk dengan erat.
  • Mesin Flow Pack: Digunakan untuk membungkus produk dengan menggunakan film yang terus-menerus bergerak untuk menghasilkan kemasan yang rapat.

 

4. Mesin Labeling (Pelabel)

Mesin labeling digunakan untuk memasang label pada kemasan produk. Mesin ini dapat memberikan label dengan informasi produk, barcode, tanggal kadaluwarsa, atau logo merek.

  • Mesin Labeling Otomatis: Digunakan untuk memasang label pada kemasan produk dengan presisi tinggi.
  • Mesin Labeling Sleeving: Menerapkan label yang membungkus keseluruhan permukaan wadah.
  • Mesin Inkjet Printer: Mencetak informasi langsung pada permukaan kemasan menggunakan tinta.
Baca juga:  Macam-macam Bakso dan Harga Mesin Pencetak Bakso Maksindo dan Astro

 

5. Mesin Capping (Penutup)

Mesin capping digunakan untuk menutup kemasan dengan tutup atau penutup yang sesuai. Mesin ini umumnya digunakan dalam industri minuman atau farmasi.

  • Mesin Capping Manual: Digunakan untuk menutup tutup pada botol atau wadah secara manual.
  • Mesin Capping Otomatis: Melakukan penutupan secara otomatis dengan menyesuaikan dan mengencangkan tutup pada botol atau wadah.

 

6. Mesin Vacuum Packaging (Mesin Pengemas Vakum)

Mesin pengemasan vakum adalah jenis mesin packing yang digunakan untuk mengeluarkan udara dari kemasan sebelum menyegelnya. Proses ini menciptakan lingkungan hampa udara di dalam kemasan, yang dapat memperpanjang umur simpan produk dan menjaga kualitasnya dengan mengurangi risiko oksidasi, pertumbuhan mikroorganisme, dan degradasi.

 

Proses pengemasan vakum melibatkan langkah-langkah berikut:

  1. Penempatan Produk: Produk ditempatkan di dalam kemasan atau kantong khusus yang dapat disegel.
  2. Penghilangan Udara: Mesin pengemasan vakum mengeluarkan udara dari dalam kemasan dengan menggunakan pompa vakum. Udara dievakuasi secara menyeluruh, menciptakan ruang hampa udara di dalam kemasan.
  3. Penyegelan: Setelah udara dihilangkan, kemasan diberi segel untuk mencegah udara masuk kembali ke dalamnya. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan penyegel panas atau metode penyegelan lainnya, tergantung pada jenis mesin pengemasan vakum yang digunakan.
  4. Pemulihan Tekanan: Setelah penyegelan, tekanan di dalam kemasan dapat dikembalikan ke tekanan normal atau sesuai dengan persyaratan yang diinginkan.

 

Mesin pengemasan vakum biasanya digunakan dalam industri makanan, seperti pengemasan daging, ikan, produk susu, makanan beku, dan makanan siap saji. Namun, mereka juga dapat digunakan dalam industri lain, termasuk farmasi, elektronik, dan lainnya, tergantung pada jenis produk dan kebutuhan pengemasan.

Mesin pengemasan vakum dapat tersedia dalam berbagai ukuran dan kapasitas, mulai dari mesin kecil yang cocok untuk usaha kecil hingga mesin besar untuk produksi massal. Pemilihan mesin yang tepat tergantung pada jenis produk, volume produksi, dan kebutuhan pengemasan spesifik perusahaan.

Mesin Vacuum Sealer: Mengeluarkan udara dari kemasan untuk memperpanjang umur simpan produk dengan mengurangi kadar oksigen.

Baca juga:  Macam Metode Mesin Sealing dan Kelebihan dan Kelemahannya

 

7. Mesin Cartoning (Mesin Pengepak Karton)

Mesin cartoning adalah mesin otomatis yang digunakan untuk mengemas produk ke dalam kotak atau wadah kertas yang disebut karton. Mesin ini secara otomatis mengambil produk dari jalur pengumpanan dan memasukkannya ke dalam karton dengan tata letak dan susunan yang sesuai.

 

Proses pengemasan dengan mesin cartoning melibatkan beberapa langkah utama:

  1. Pemuatan Produk: Mesin cartoning dilengkapi dengan sistem pengumpanan yang dapat mengambil produk secara otomatis dari jalur produksi atau peralatan lainnya. Produk dimuat ke dalam mesin dengan cara yang sesuai dengan desain kotak yang akan digunakan.
  2. Pembentukan Karton: Mesin cartoning dapat memuat karton datar dan melipatnya menjadi bentuk kotak. Ada juga mesin cartoning yang menerima kotak yang sudah terbentuk sebelumnya dan hanya melakukan langkah pemuatan produk.
  3. Pemuatan Produk ke dalam Kotak: Produk secara otomatis dimasukkan ke dalam kotak yang telah dibentuk. Proses ini dapat melibatkan sistem mekanis, seperti konveyor dan penggerak, untuk memposisikan produk dengan tepat di dalam kotak.
  4. Penyegelan Kotak: Setelah produk dimasukkan, mesin cartoning dapat melakukan penyegelan kotak dengan berbagai metode, termasuk perekat, lipatan, atau penguncian lainnya. Mesin cartoning dapat dilengkapi dengan sistem penyegelan otomatis untuk meningkatkan efisiensi.
  5. Pemisahan dan Pengeluaran Kotak: Setelah penyegelan, kotak yang sudah terisi produk dipisahkan dari jalur utama dan dikeluarkan dari mesin. Kotak yang telah dikemas siap untuk dikemas lebih lanjut, dijaga, atau dikirim ke pelanggan.

 

Mesin cartoning digunakan dalam berbagai industri, termasuk makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, elektronik, dan lainnya. Mereka digunakan untuk mengemas berbagai jenis produk, seperti makanan kemasan, botol minuman, tabung obat, kemasan kosmetik, dan produk konsumen lainnya.

Selain jenis-jenis di atas, masih ada banyak jenis mesin packing lainnya yang digunakan sesuai dengan kebutuhan industri dan produk yang dikemas. Mesin packing memainkan peran penting dalam menjaga efisiensi produksi, kualitas produk, dan kepuasan pelanggan dengan memastikan produk yang dikemas dalam kondisi yang baik.

 

Peranan Fungsi Mesin Packing dalam Industri

Mesin packing memainkan peranan penting dalam industri pengemasan. Berikut adalah beberapa peranan utama mesin packing dalam industri:

 

1. Meningkatkan Efisiensi Produksi

Mesin packing dirancang untuk melakukan tugas pengemasan secara otomatis atau semi-otomatis. Ini mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia dan meningkatkan efisiensi produksi. Mesin packing dapat melakukan tugas pengemasan dengan cepat dan konsisten, mengurangi waktu dan biaya yang terkait dengan proses manual.

Baca juga:  Mengenal Mesin Press Brake dan Cara Kerjanya Supaya Akurat dan Presisi

2. Meningkatkan Kecepatan dan Kapasitas Produksi

Mesin packing dapat menghasilkan jumlah produk yang lebih besar dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan pengemasan manual. Dengan kecepatan dan kapasitas yang lebih tinggi, mesin packing membantu perusahaan memenuhi permintaan pasar yang tinggi dan mempercepat waktu pemasaran produk.

3. Memastikan Kualitas dan Konsistensi Pengemasan

Mesin packing memastikan kualitas dan konsistensi pengemasan yang tinggi. Dengan pengaturan yang tepat, mesin packing dapat menghasilkan kemasan yang rapi, presisi, dan seragam untuk setiap produk. Hal ini membantu membangun citra merek yang baik dan memberikan pengalaman konsisten kepada konsumen.

4. Menjaga Kebersihan dan Keamanan Produk

Mesin packing membantu menjaga kebersihan dan keamanan produk. Mesin ini dapat mengemas produk dengan rapat, mencegah kontaminasi, kerusakan, atau kebocoran. Beberapa mesin packing juga dilengkapi dengan sistem deteksi atau penolakan produk yang rusak atau tidak sesuai dengan standar kualitas.

5. Mengurangi Kerugian dan Limbah

Mesin packing membantu mengurangi kerugian dan limbah dalam proses pengemasan. Dengan pengemasan yang konsisten dan tepat, mesin ini mengurangi jumlah produk yang rusak atau ditolak karena kesalahan manusia. Ini mengurangi limbah, menghemat biaya, dan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan kemasan.

6. Meningkatkan Keamanan Kerja

Dalam pengemasan manual, ada risiko cedera yang terkait dengan tugas-tugas pengemasan yang berulang-ulang. Dengan menggunakan mesin packing, risiko cedera pada operator dikurangi karena mesin melaksanakan tugas-tugas pengemasan secara otomatis atau semi-otomatis. Ini menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan mengurangi risiko kecelakaan.

7. Meningkatkan Profesionalitas dan Persepsi Nilai Produk

Kemasan yang dihasilkan oleh mesin packing cenderung memiliki penampilan yang profesional dan seragam. Ini dapat meningkatkan persepsi nilai produk di mata konsumen dan membantu membedakan produk dari pesaing. Kemasan yang baik juga dapat memberikan kesan positif tentang kualitas dan kehandalan produk.
Mesin packing memainkan peranan penting dalam meningkatkan efisiensi, kualitas, dan keamanan dalam proses pengemasan industri. Mereka membantu perusahaan menghadapi tantangan volume produksi yang tinggi, memenuhi persyaratan kebersihan